Beranda Tentang Kami Galeri Kabar Berlangganan Hubungi

Tentang Kami

Keragaman dan perbedaan adalah fitrah yang tidak bisa ditolak. Secara teologis, keragaman makhluk menegaskan tauhid; tidak ada apa pun yang menyamai-Nya. Karena itu, penolakan atas keragaman menjadi penolakan pada fitrah. Ayat-ayat berikut menegaskan bahwa keragaman merupakan kehendak Allah swt.

Wahai orang-orang yang beriman,
sesungguhnya Kami ciptakan kalian dari laki-laki dan wanita,
dan Kami jadikan kalian bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kalian saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling taat beragama.
(Q. S. al-Hujurât: 13)

Jika Tuhanmu berkehendak, niscaya semua penduduk bumi ini beriman.
Apakah kamu membenci manusia hingga mereka beriman?
(QS. Yunus: 99)

….andai Allah berkehendak, Dia jadikan kalian satu ummat.
Tapi Dia (tidak berkehendak demikian) hendak mengujima dalam hal apa pun yang datang kepadamu,
berlomba-lombalah berbuat kebaikan.
(QS. Al-Mâidah: 48)

Gerakan Bhinneka Tunggal Ika
mendorong terwujudnya masyarakat yang mengakui keragaman, mencintai tradisi dan budaya bangsa, demi terwujudnya bangsa yang taat beragama tanpa kehilangan jati diri kebangsaannya.

Almukarram Kyai Haji Abdurrahman Wahid, Kyai Haji Achmad Mustofa Bisri, Ahmad Syafii Maarif